alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Larang penggunaan plastik, Bali bisa kurangi ribuan ton sampah
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c614247365c4f1669668fc4/larang-penggunaan-plastik-bali-bisa-kurangi-ribuan-ton-sampah

Larang penggunaan plastik, Bali bisa kurangi ribuan ton sampah

Larang penggunaan plastik, Bali bisa kurangi ribuan ton sampah




Pemerintah Provinsi Bali resmi mengeluarkan melarang penggunaan plastik sekali pakai, Senin (24/12/2018). Larangan ini meliputi penggunaan sedotan, wadah plastik, dan styrofoam. Dengan pelarangan ini, maka Bali bisa mengurangi sampah hingga ribuan ton tiap tahunnya.

Larangan ini disahkan Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (24/12/2018) lewat Peraturan Gubernur Nomor 97/2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Aturan ini secara ketat melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai, styrofoam (polisterina), dan sedotan plastik oleh produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh Bali.

"Kami memberi waktu maksimal enam bulan bagi produsen, distributor, dan pelaku usaha untuk melaksanakan peraturan ini," kata Koster, di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (24/12/2018) seperti dinukil dari Republika.co.id.

Koster mengimbau seluruh pihak, khususnya produsen untuk segera beralih usaha dengan memproduksi bahan ramah lingkungan, apalagi jika mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya alam lokal.

Koster menargetkan, dalam setahun ke depan bisa mengurangi 60-70 persen penggunaan plastik sekali pakai di seluruh Bali. Produsen, distributor, pemasok, dan pelaku usaha diimbau memproduksi, memasok, mendistribusikan, dan menyediakan pengganti (subtitusi) plastik sekali pakai.

Selama ini, sampah menjadi salah satu persoalan di Bali. Menurut Dr I Gede Hendrawan Peneliti dari Centre of Remote Sensing and Ocean Sciences, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Juli lalu menjelaskan, dari seluruh sampah yang kerap muncul di Pantai Kuta, 75 persen merupakan sampah plastik.

Hendrawan, yang memantau pergerakan sampah sejak 2014 lalu menjelaskan, menurut survei timnya tahun itu, sampah yang terdeposisi di pantai Kuta 75 persen adalah sampah plastik, dengan konsentrasi rata-rata sampah sebesar 0,25 per meter persegi.

Sampah yang berasal dari aktivitas di darat mencapai sekitar 52 persen, aktivitas laut sekitar 14 persen, dan aktivitas umum baik darat maupun laut sebesar 34 persen.

Sampah dari Jawa memang ada. Sampah itu biasanya datang dari dari pesisir timur Banyuwangi. Tapi ada juga dari Kabupaten Jembrana dan Tabanan. Mereka datang lewat pantai dalam waktu 1-2 bulan. "Jika musim hujan terjadi akhir November atau awal Desember 2017 maka Kuta akan memanen sampah di akhir Desember sampai Januari,” ujarnya seperti dikutip dari Mongabay, awal tahun ini.

Pelaku bisnis pariwisata di Bali sudah sigap sejak awal dengan larangan ini. Pada Rabu (12/12/2018), mereka mendeklarasikan pengurangan plastik sekali pakai di hotel.

"Ada sekitar 15 hingga 20 asosiasi yang akan maju kedepan (untuk) mendeklarasikan. Mereka akan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di areal kerja mereka," kata Ketua Paiketan Krama Bali, AA Suryawan Wiranata kepada Tribun Bali.

Jenis sampah plastik yang akan dikurangi oleh pelaku-pelaku pariwisata ini diantaranya sedotan plastik yang akan diganti dengan sedotan jenis lain. Wadah minuman di kamar hotel yang biasanya memakai botol plastik juga akan diganti dengan botol kaca. Bungkus makanan yang menggunakan styrofoam atau plastik juga akan diganti dengan yang ramah lingkungan.

"Satu lagi adalah kresek. Nah, kalau shopping itu jangan pakai kresek tapi bawa tas sendiri. Jadi tamu-tamu itu akan disarankan membawa tas sendiri. Sehingga ketika dia shopping nggak perlu kresek (tapi) bawa tas sendiri," kata dia.

Wiranata menjelaskan, dengan komitmen tidak akan menggunakan plastik di hotel-hotel yang ada di Bali, dalam setahun bisa mengurangi ratusan hingga ribuan ton sampah plastik

Sumber
https://beritagar.id/artikel/berita/...uan-ton-sampah


================================

FYI , Negara indonesia termasuk negara penyumbang sampah plastik terbesar no.2 di dunia

Source :

https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidu...r-ke-dua-dunia

Wilayah bali sudah menerapkan pelarangan kantong plastik yg sudah efektif berjalan sejak 1 jan 2019 , daerah lain kapan menyusul ?

Semoga kelak kedepannya , kebijakan pelarangan kantong plastik bisa berlaku secara nasional dan bisa membantu mengurangi sampah plastik

emoticon-Nyepi
Diubah oleh djinggo88
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
satu yg nyebelin, kemaren beli di jus di restoran dikasi pake sendok, serasa makan bubur.. 🤮

lom ada yg pake sedotan aluminium/stenless apa ya? 🙄🙄🙄
Quote:


wadahnya minta mangkuk ajaemoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh twintower911
Bukannya udah ada PTLS Ya ?emoticon-Bingung (S)
Belom di bangunkah di denpasar emoticon-Bingung (S)
Percuma kalo melarang mah, selagi pabrik plastik kresek masih tetep produksi mah emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Beberapa udh mulai pakai sedotan dari kertas

Tapi kebanyakan dikasi sendok saja emoticon-Ngakak


Quote:


Ane gak tahu apa d bali ada pabrik plastik kresek / tidak
Tapi kalaupun ada , melarang sampai menutup pabrik rasanya gak mungkin dilakukan
Karena pasti akan timbul konflik
Namun setidaknya membangkitkan kesadaran masyarakat dlu
Sejauh ini , sudah berjalan efektif..meskipun rasanya gk 100% bgt bakal bebas sampah plastik
Diubah oleh djinggo88
Mantap Bali.. emoticon-Toast

Kalo daerah laen macam Jawa boro2 mikirin lingkungan.. Yang diurusin cuman bikin hoax, ahok, selangkangan, syariah, korupsi, dan LGBT. Menyedihkan.. emoticon-Mewek
Kampanye anti plastik, tapi g dikasi solusi pembungkus bahan lainnya..ujung2 nya sruh beli tas pembungkus klo mau bungkusin belanjaan emoticon-Mewek
plastik memang harus di kurangi penggunaanya
Quote:


Untuk beli daging di pasar udah disarankan pakai tupperware
Begitu juga dengan beli makanan bungkus makan di luar

Tapi yup blum semua hal ada solusi
Sejauh ini yg bisa benar2 efektif adalah di supermarket/ toko2
Baguslah, semoga makin bersih ya.
sebenernya ini gampang dilakuin tapi masalahnya susah banget ngelepas kebiasaan lama ya, pake plastik kan praktis gitu....
sebaiknya dibuat inovasi pembakaran plastik emoticon-Matabelo
Lah wong TPA nya aja d pinggir laut, kalo musim ujan sampahnya sering kebawa ke laut lah...
kapan2 sy fotoin deh sampah plastik yg kebawa arus laut yg kandas dipasir sepanjang pantai kuta sampai berawa(kebetulan sy kerja divilla view pantai,jadi setiap hari dpt piket bersihin sampah2 tsb)

Di super market dan minimarket sudah dilarang,tp warung2 tradisioanal masih boleh,harusnya di seragamkan
daerah lain juga sebaiknya segera dilakukan
Quote:

Ya solusi paling tepat ya bangun PTLS emoticon-Big Grin
Itu Sudah emoticon-Traveller
semoga kota lain juga tiru ..
Quote:


Tupperware nya gratis disediain gak gan?
Balasan post a.dirnt
Emang masalahnya dimana? Kalo di Jerman udah jadi budaya kalo mau belanja bawa tas belanja sendiri. Dan plastik kresek harus bayar kalo tetep mau make.

Mental pemalas dan manja jangan disimpen2 lah.
Balasan post cysers1
Ya bawa sendiri dari rumah kalo udah tau mau belanja daging.
Quote:


ada terobosoan untuk mengolah sampah plastik untuk jdi aspal jalan seperti d india, kyknya d indonesia udh ada jalan yg jdi uji coba ini

Quote:


Quote:


Semoga presiden berikutnya bisa membuat ini berlaku secara nasional

emoticon-Shakehand2
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di